Membincang tentang lahirnya Provinsi baru
pemekaran dari Provinsi Sulawesi Tenggara selalu menarik walau terkadang juga
ada rasa jenuh karena ketidakpastian lahirnya provinsi baru tersebut.
Terlepas dari upaya juang tersebut, semangat pemekaran terus disemai oleh seluruh
elemen lapisan masyarakat tak terkecuali pemuda. Terkini, dipenghujung tahun 2019 ini tepatnya pada Selasa, 30 Desember bertempat
di Aula Metro Resto Baubau, kelompok anak muda yang tergabung didalam Komite
Nasional Pemuda Indonesia Kota Baubau kembali menggelar 'Koja-Koja Akhir Tahun'
dengan tema "Semua Bisa Bicara Tentang Kepton.
Bahwa setiap waktu liburan yang memungkinkan
terjadinya peningkatan intensitas sosial kemasyarakatan semisal libur Natal dan
Tahun Baru, DPD KNPI KOTA BAUBAU selalu membuat kgtn semisal Koja-Koja Akhir
Tahun. Itu mjd agenda rutin KNPI BAUBAU. Hal itu dikandung maksud karena pemuda
sadar diri bahwa menjaga spirit agenda besar KNPI Baubau yakni perjuangan
pembentukan provinsi Kepton, menjadi wadah silaturahmi lintas generasi, menjadi
ruang aspirasi elemen kepemudaan pada stakeholder terkait, sebagai wujud
pelaksanaan agenda program kerja Pengurus DPD KNPI Baubau, upaya menguatkan
budaya literasi, mengisi ruang-ruang libur dgengan hal positif melalui budaya
diskusi, serta membuka ruang aktualisasi bagi generasi muda dalam penyiapan
leader change kedepan.
Disadari bahwa UU 40 Thn 2009 Ttng Kepemudaan
menerangkan bahwa Pemuda adalah WNI yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang
berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga
puluh) tahun". Disisi lain bahwa Pembangunan daerah merupakan usaha yang
yang dilakukan oleh manusia, baik umum, pemerintah, swasta, maupun kelompok
masyarakat lainnya untuk menghadapi keterkaitan dan ketergantungan aspek fisik,
lingkungan dan sosial ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
daerah untuk berkelanjutan.
Pada point memberdayakan dan mengsejahterakan
masyarakat sebagaimana kandungan pasal 1 angka 5 UU No 23 tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah itulah menjadi alasan fundamental wilayah Kepulauan di
Provinsi Sulawesi Tenggara ingin membentuk sebuah provinsi baru.
Kita tak cukup berjuang dgn kata-kata tetapi lebih
dari itu kita harus bisa berjuang lebih nyata agar upaya menjadi fakta. Bahwa
yang pasti, kita harus memberi apresiasi
kepada setiap elemen masyarakat yang berdo'a dan berikhtiar guna terwujudnya
provinsi baru pemekaran dari Provinsi Sulawesi Tenggara termaksud giat-giat
diskusi nan produktif yang dilakukan oleh generasi muda.
Disisi lain bahwa perlu dimaksimalkan kerja-kerja
politik tanpa menafikkan hasil kerja-kerja administratif oleh Sekber Kepton; Perlu
upaya serius oleh Pemerintah Provinsi Sultra dibantu oleh Pemerintah cakupan
Kepton utk sinkronisasi dan koordinasi teknis nan administratif sebagaimana
kehendak regulasi; Perlu partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, tak
sekedar kata-kata namun lebih pada upaya nyata agar ikhtiar menjadi nyata; Pemuda
diharapkan terus menjaga spirit juang pemekaran juga diharap bisa menjadi
spiral People Power yang akan dibutuhkan kelak bila harus mendesak tanpa harus
membajak; Membangun narasi argumentatif yang produktif; Dimaksimalkannya Vox
Populi di media sosial dalam bentuk video guna memperkaya informasi kenapa
Kepton harus terbentuk.
Pada akhirnya,
Anak Muda harus tetap ikut Bersuara Dengan semangat Satu Napas Untuk
Kepton Agar Kepton Tetap Terbentuk. Namun kita tetap bijak walau tak menutup
kemungkinan kita untuk kita membajak .
Kita tak ingin mereduksi semangat, gelora juang
pemerintah, pemuda dan masyarakat yg inginkan terbentuknya Provinsi Kepulauan
Buton namun mestinya kita Satu Pikiran, Satu Gerakan, Satu Napas Untuk Kepton.
#SatuNapasUntukKepton
#AnakMudaBersuara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar